Pamungkass.com
Berita  

450 Pasukan Raider Khusus Tuah Sakti Diberangkatkan ke Puncak Jaya Papua, Danyonif RK 136/TS: Mohon Doa Tetap Utuh

450 Prajurit TNI Angkatan Darat Batalyon Infanteri (Yonif), Raider Khusus (RK), 136/Tuah Sakti (TS), di Batam, mengikuti doa bersama sebelum diberangkatkan, serta bergabung pada pasukan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG). (istimewa)
banner 120x600

BATAM (pamungkass.com) – Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif), Raider Khusus (RK), 136/Tuah Sakti (TS), segera diberangkatkan, dan siap untuk bergabung menjadi pasukan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG).

Di pimpin seorang Danyon, Yonif RK 136/TS Batam merupakan satu kesatuan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Angkatan Darat (AD), yang berada dibawah kendali Komando Resort Militer (Korem), 033/Wira Pratama (WP), Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai (TT), yang berkedudukan di jalan Trans Barelang KM 5, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Sebelum dikirim ke Puncak Jaya, Papua, 450 personel Yonif 136/TS ini akan mengikuti pelatihan pra-tugas selama 1 bulan di Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Infanteri, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar).

Keberangkatan 450 prajurit Yonif 136/TS ke Bandung nantinya akan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), melalui Pelabuhan Batuampar tujuan Tanjung Priok, Jakarta pada Senin (17/11/2025) pekan depan.

Keberangkatan mereka dilepas dengan melaksanakan doa bersama sekaligus santunan kepada anak-anak yatim-piatu dengan mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam sesuai tradisi satuan Yonif RK 136/TS, sebelum diberangkatkan.

Komandan Batalyon (Danyon) 136/TS sekaligus Komandan Satuan Tugas (Dansatgas), Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf), Yudi Satria Prabowo, memohonkan doa agar pelaksanaan tugas berjalan dengan baik, aman dan lancar.

“Kami mohon doa restunya, agar Batalyon Raider Khusus 136 Tuah Sakti utuh, berangkat 450, pulang 450,”kata Yudi kepada wartawan usai menggelar doa dan santunan bersama anak yatim piatu di ruang trans markas komando (Mako) Yonif RK 136/TS, Rabu (12/11/2025) kemaren.

Letkol Yudi menambahkan, sebelumnya ia bersama para pasukannya telah menjalani pelatihan selama lebih dari 2 bulan. Yakni, ucapnya, sejak Bulan Januari 2025 lalu mulai dari tingkat Batalyon, hingga di tingkat Korem 033/WP, dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

“Kami, personel Yonif RK 136/TS sejauh ini sudah melakukan segala persiapan dan mengikuti pelatihan tahap basis di wilayah home base, di Korem, serta di Kodam. Yakni untuk latihan pasukan sistem blok dengan media khusus dan permukiman di gunung hutan,” ujar Letkol Yudi.

Selanjutnya, ucap Danyon, seluruh personel akan latihan lanjutan guna pemantapan operasi di Bandung pada pertengahan Januari 2026, untuk melanjutkan tugas di Papua selama 12 bulan atau 1 tahun.

“Kami akan melakukan tugas di wilayah Mulia, distrik yang merupakan pusat pemerintahan atau ibu kota dari Kabupaten Puncak Jaya, di Provinsi Papua Tengah. Mohon doa dan restunya ya, supaya diberikan kemudahan, keberhasilan, kelancaran dan kesuksesan untuk Batalyon ini dan TNI Angkatan Darat,” ucapnya.

Putra asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, tepatnya di Kota Bangkinang ini, menambahkan bahwa, pasukan tempur Yonif RK 136/TS ini nantinya akan langsung menyatu dengan pasukan yang sudah ada di Provinsi Papua, guna menjaga keamanan diperbatasan.

Yakni, tegas Danyonif, dari setiap gangguan keamanan yang nyata, mengintai serta bertindak, dengan tetap melakukan satu pendekatan secara persuasif kepada masyarakat karena Papua adalah bagian dari Indonesia.

Bahkan, ucapnya, pasukan ini juga diperbantukan untuk pengamanan layanan, pada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

“Pelatihan ini sekitar 1 bulan. Nanti setelah pelatihan itu mereka akan langsung berangkat ke Papua. Setibanya di sana mereka akan menyatu dengan prajurit yang lain, dan diperbantukan kepada Pemda setempat,” ujar pria kelahiran pada 9 Januari 1986 silam ini.

Kepada seluruh prajurit yang akan bertugas, Letkol Inf Yudi berpesan untuk senantiasa menjaga jati diri, sebagai prajurit yang berada di bawah kendali Korem 033/Wira Pratama, Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

“Terpenting, agar selalu mengingat Tuhan yang Maha Esa, senantiasa berbuat yang terbaik untuk bangsa Indonesia, serta ingat pesan orang tua dan keluarga tercinta,” tukas Perwira Pembantu Madya (Pabandya), Pembinaan Karier (Binkar), Staf Personalia Angkatan Darat (Spersdam), di Kodam 1/Bukit Barisan (BB) ini. (r/nov)

banner 325x300