BATAM (pamungkass.com) – Mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang melalui jalur laut saat mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru), 2025 – 2026, Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kepri terus meningkatkan pengamanan dengan melakukan pengawasan.
Hal tersebut dilaksanakan dengan memeriksa barang barang bawaan penumpang, saat kedatangan KM Kelud dari Belawan Medan serta dari Tanjungbalai, Karimun, Sabtu (27/12/2025), di Pelabuhan Bintang 99 Persada, Batuampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Direktur (Dir), Samapta Polda Kepri, Kombes Pol Joko Adi Nugroho SIK, mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya preventif kepolisian guna menjaga keamanan, dan ketertiban kepada masyarakat.
Sekaligus, imbuhnya, mencegah terjadinya tindak pidana penyelundupan barang terlarang dan barang ilegal masuk ke Kepri, dengan pemanfaatan transportasi laut,maupun momentum hari libur keagamaan.
“Pengawasan ini difokuskan pada pemeriksaan barang-barang yang dilarang peredarannya. Seperti narkotika, minuman keras ilegal, senjata tajam, serta barang barang berbahaya lainnya,” tegas Kombes Joko.

Kegiatan pemeriksaan ini, ujarnya lagi, dilakukan secara humanis, dan profesional, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat yang baru datang ke Batam, Kepri, dengan menggunakan armada angkutan laut, KM Kelud.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri, khususnya di Kepri, dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Khususnya dari pintu-pintu masuk terhadap transportasi laut,” papar Dirsamapta Polda Kepri.

Dalam pengawasan tersebut, ucap Kombes Joko, Tim Samapta Polda Kepri melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas barang bawaan, dan membantu para penumpang menurunkan barang bawaannya dari atas kapal KM Kelud.
Selain libatkan sejumlah personil Ditsamapta, ungkap Kombes Pol Joko, kami pun melibatkan Satwa K-9, dengan berjumlah 4 ekor.
“Yakni, 1 ekor Satwa Jina dengan spesifikasi narkotika. Satwa Hank dengan spesifikasi narkotika, dan Satwa Diego dengan spesifikasi Dalmas, dan seekor Satwa Heppy spesialis handak,” papar Kombes Joko.

Kegiatan inipun bersinergi dengan pihak pelabuhan dan juga instansi terkait lainnya, untuk memperkuat pengamanan. Dan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan menekan potensi tindak kejahatan, dan bisa memberikan rasa aman terhadap masyarakat yang menggunakan transportasi KM Kelud.
Selama kegiatan pemeriksaan itu, tidak ditemukan barang terlarang atau berbahaya, serta hal-hal lain yang mencurigakan. Pengamanan maupun pemeriksaan penumpang beserta barang bawaan, berjalan aman dan lancar. (nov)













