BATAM (pamungkass.com) -Mendukung program TNI, Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Kodim 0316/Batam, Tahun 2025, satuan tugas (Satgas), TMMD juga menggelar kegiatan non fisik.
Dimana melalui tim Satgas TMMD tidak hanya berfokus pada proses pembangunan infrastruktur fisik, akan tetapi juga menggelar kegiatan nonfisik. Yakni, berupa penyuluhan bela negara.
Kegiatan ini dilaksanakan di Posko TMMD 125 dan diikuti oleh puluhan warga dari Kavling Sambau IV, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam.
“Dalam kegiatan penyuluhan ini, masyarakat diajak untuk dapat memahami. Bahwa bela negara itu bukan hanya kewajiban TNI, tetapi juga merupakan hak seluruh rakyat Indonesia. Sikap ini tentunya mencerminkan tekad dan kecintaan kita terhadap Tanah Air,” jelas Serda Ario Doni, Senin (07/08/2025).
Ia juga menegaskan bahwa, bela negara tidak selalu identik dengan angkat senjata, akan tetapi juga bisa dilakukan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Yakni, seperti menaati aturan hukum, menjunjung tinggi simbol negara, menjaga lingkungan, berpartisipasi dalam pemilu, bekerja keras, dan bersikap disiplin,” ungkap Tim Satgas TMMD ini.
Lebih lanjut, Serda Doni menyampaikan lima nilai dasar bela negara, yaitu, Cinta Tanah Air,Sadar Berbangsa dan Bernegara,Setia pada Pancasila sebagai Ideologi Negara,Rela Berkorban untuk Bangsa dan Negara,Memiliki Kemampuan Awal Bela Negara (baik fisik maupun nonfisik).
Dalam penyuluhan tersebut, iapun juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan budaya gotong royong (Goro), menumbuhkan toleransi antarwarga, dan menjaga kerukunan, keamanan lingkungan serta kepedulian, sebagai wujud nyata bela negara dalam kehidupan sosial.
“Artinya apa. Bela negara itu tidak harus dilakukan di medan perang. Cukup dengan menumbuhkan kesadaran untuk hidup rukun, saling membantu, dan menjaga keutuhan bangsa dalam bingkai aturan dan nilai-nilai luhur. Nah itu sudah merupakan bagian dari bela negara,” tutupnya. (r/Nov)















