Pamungkass.com
Kepri  

Kombes Pandra Nyanyikan “Ku Cinta Dia” di Pagelaran Batam Jazz Society International Jazz Day 2025

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, tampil menyanyikan lagu "Ku Cinta Dia" pada perayaan International Jazz Day (IJD), di Park Avenue Mall Batam Center. (nov)
banner 120x600

BATAM (pamungkass.com) – Batam Jazz Society (BJS), kembali menggelar perayaan International Jazz Day (IJD), yang sudah beberapa kali diselenggarakan secara konsisten di Batam, Rabu (01/05/2025), bertempat di Park Avenue Mall Batam Center.

Hal ini sebagai bentuk partisipasi aktif dari komunitas pencinta musik di Batam, dalam perayaan musik jazz dunia, yang berlangsung selama 2 hari.

Perayaan IJD 2025 itu, dimeriahkan oleh penampilan dari Batam seperti, COA ft. Erwin & Melo, Hevi Sobirin Quartet ft. Josef, Timi & Jarwo, Tanaka Manalu ft, dan Luke Joshua.

Lalu musisi jazz nasional, Yohannes Gondo, dari Jakarta dan musisi dari internasional, Daniel Purnomo, dari Singapura. Bahkan, tak ketinggalan penampilan dari Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, dengan menyanyikan lagu “Ku Cinta Dia”.

Kombes Pandra mengatakan bahwa musik jazz ialah, merupakan sebuah penyampaian aspirasi dari pencinta musik, terhadap sebuah keluhan dan harapan yang dirasakannya, melalui musik, yang dapat diterima seluruh masyarakat dan hingga berkembang.

“Kehadiran musik jazz ini identik dari peringatan Hari May Day (Hari Buruh Internasional) yang diperingati setiap tahun, yang menyalurkan aspirasinya dengan musik,” ungkap Kabidhumas Polda Kepri.

Usai penampilan, Kombespol Pandra yang juga kerabat dekat dari musikus jazz nasional Riza Arshad almarhum, juga mengaku dan mengajak seluruh masyarakat, untuk mencintai musik jazz, sebagai bentuk penyaluran hobi serta aspirasi buruh dengan damai.

“Mari, kita salurkan aspirasi dengan musik jazz yang dapat menghibur diri dan menyalurkan aspirasi para buruh dengan damai,” ucap Pandra, ramah.

Ketua Batam Jazz Society, Ryan, juga menyampaikan harapannya agar jazz bisa menjadi salah satu daya tarik utama Kota Batam ke depan. Sehingga dapat memperkuat sektor pariwisata maupun ekonomi kreatif di Batam.

“Jazz bukan hanya bentuk ekspresi seni, tapi juga potensi besar dalam menggerakkan sektor Ekonomi Kreatif. Kami berharap Jazz dapat menjadi bagian dari identitas kota Batam, dan mendukung pertumbuhan Batam sebagai kota kreatif yang terbuka terhadap keberagaman budaya,” kata Ryan.

Di dalam upaya mewujudkan visi itu, ungkapnya, BJS pun akan membuka pintu berkolaborasi dengan berbagai pihak di Batam dan Kepulauan Riau.

“Tentu, kami sangat membutuhkan dukungan nyata dari pihak swasta dan pemerintah, baik dalam bentuk kemitraan, fasilitasi kegiatan, maupun pengembangan talenta muda. Dengan kolaborasi, kita bisa menjadikan Batam sebagai salah satu poros pergerakan musik jazz di Indonesia,” paparnya.

Dan para musisi Batam Jazz Society akan terus mendorong pertumbuhan komunitas dan kegiatan jazz melalui berbagai program edukasi, pertunjukan, dan kolaborasi lintas sektor di masa mendatang.

Guntur Sakti Kadis Pariwisata Kepri yang hadir dua hari berturut-turut di event IJD 2025 sangat mengapresiasi Batam Jazz Society yang tidak pernah absen menggelar IJD setiap tahun, sebagai komitment menjadikan ekosistem Musik Jazz di Batam dan di Kepri, agar tetap hidup, tumbuh dan berkembang.

Guntur berharap Kepri memiliki event Jazz tematik. “Seperti Jazz Bahari dan Jazz Heritage lainnya, sebagai Kepri Jazz Signature. Sehingga jazz menjadi sarana promosi daerah dan branding destinasi pariwisata Kepri,” ungkap Guntur, didampingi Buralimar. (nov)

banner 325x300