Berita  

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Sebagian Teluk Lampung

Gunung Anak Krakatau. (internet)

JAKARTA (pamungkass.com) – Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau kini menyebar ke sebagian teluk Lampung. BMKG melaporkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tersebut setinggi 7000 kaki.

“BMKG memantau sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau (klaster hingga 7000 kaki), teramati mencakup sebagian Teluk Lampung,” kata BMKG dalam akun Instagram resminya, Rabu (9/9/2026).

Data tersebut berdasarkan analisis citra RGB Himawari-9 pada 9 September pukul 07.00 WIB. BMKG melaporkan teridentifikasi sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada ketinggian hingga 7.000 kaki atau 2,1 km.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad Turun Lapangan, Pastikan Perbaikan Pipa Muka Kuning Rampung

Dilaporkan abu vulkanik tersebut bergerak ke arah barat laut dan mencakup sebagian Teluk Lampung.

Masyarakat, khususnya di sekitar Lampung bagian selatan diimbau tetap waspada, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi BMKG, PVMBG/Badan Geologi, dan pemerintah setempat. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap dampak kesehatan dan jarak pandang saat berkendara.

Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada tengah malam dengan durasi 28 detik. Adapun tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 51 Mm dan durasi 28 detik.

BACA JUGA:  Batam Grassroot Football Festival 2026 Sukses, Semifinalis Raih Tiket Ajang Internasional

“Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Rabu, 09 September 2026, pukul 00:47 WIB,” kata PVMBG dalam situs resminya, Rabu (9/9/2026).

Berdasarkan pengamatan kegempaan, aktivitas Gunung Anak Krakatau mengalami 1 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 51 Mm, dan lama gempa 28 detik. Kemudian Anak Krakatau mengalami 1 kali gempa low frequency dengan amplitudo 16 Mm, dan lama gempa 6 detik.

Kemudian Anak Krakatau juga mengalami 1 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 26 Mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 4 detik. Serta mengalami 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 2-7 Mm, dominan 3 Mm.

BACA JUGA:  BP Batam Gelar Silaturahmi Ramadhan bersama Masyarakat

(sumber: detik.com)