Berita  

Pekerja Kapal Tongkang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Diduga Jatuh ke Laut

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi terapung 500 meter dari lokasi awal tenggelam. (istimewa)

Batam (pamungkass.com) – Ignasius Kornelius (43), seorang pekerja galangan kapal diduga jatuh dan tenggelam ke laut saat sedang bekerja di perairan PT Lestari Ocean Indonesia, Sungai Lekop Sagulung, Kota Batam, pada Senin (18/8/25) sore.

Setelah diketahui hilang sejak Senin sore, korban yang diketahui tinggal di Puri Pesona itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, pada Selasa (19/8) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, mengatakan korban ditemukan terapung sekitar 500 meter dari lokasi awal ia tenggelam.

“Korban berhasil ditemukan pukul 09.35 WIB dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

BACA JUGA:  Apa Alasan Prabowo Beri Abolisi pada Tom Lembong?

Setelah diketahui hilang, sejumlah keluarga yang sejak Senin ikut membantu pencarian SAR Batam yang mengerahkan lima personel Tim Rescue dengan menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) 03 Basarnas di lokasi kejadian. Namun setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 18.20 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, di antaranya Polairud Polda Kepri, Pos AL Sagulung, serta nelayan setempat.

Operasi SAR dilakukan dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menyisir pesisir perairan PT Lestari Ocean Indonesia dengan radius sekitar satu nautical mile (NM) dari lokasi kejadian. Sementara SRU 2 melakukan penyelaman di titik diduga jatuhnya korban.

BACA JUGA:  Bayi 3 Bagian Ditemukan di Ngarai Sianok, Si Ibu Ditetapkan Sebagai Tersangka

Upaya penyelaman pertama dilakukan pada pukul 18.40 WIB. Penyelam dari Pos SAR Batam turun hingga kedalaman 2–3 meter dengan jarak pandang terbatas hanya satu meter.

Dikarenakan pencarian belum menunjukkan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi kemudian dilanjutkan kembali pada Selasa (19/8) pukul 06.00 WIB.

Sekitar pukul 09.35 WIB, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi terapung 500 meter dari lokasi awal tenggelam. Jenazah segera dievakuasi ke daratan dengan pengawalan ketat.

“Dengan ditemukannya Kornelius, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ucap Dedius. (r)

BACA JUGA:  Ada Ribuan Hotspot di Kalbar, Kualitas Udara Level Bahaya