Pamungkass.com

Bagaimana Harga Cabai dan Telur di Batam Pasca Lebaran?

(internet)
banner 120x600

PAMUNGKASS.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mengungkapan, harga berbagai bahan pangan pokok setelah Lebaran 2025 di Batam cenderung menurun.

“Harga pangan pasca-Lebaran 2025 cenderung stabil, bahkan beberapa bahan pangan cenderung turun. Ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang mengalami lonjakan harga setelah Idul Fitri,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau, di Batam, Minggu (6/4).

Ia menjelaskan kondisi tersebut terjadi berkat upaya pengawasan dan pengendalian harga yang telah dilakukan jauh sebelum Lebaran 2025. Selain itu, pihaknya juga telah bernegosiasi dengan distributor untuk memastikan pasokan aman dan harga tetap terkendali.

“Secara umum, harga-harga pangan saat ini relatif stabil dan beberapa justru turun dibandingkan saat Lebaran. Ini berbeda dari tahun lalu di mana harga biasanya masih tinggi hingga beberapa hari setelah Lebaran,” ujarnya. “Kami masih menunggu para pedagang dan masyarakat yang mudik untuk kembali dari kampung halaman untuk memantau harga-harga pasar, tapi kemarin kami sudah survei juga di lapangan,” kata dia.

Di Pasar Tos 3000, yang menjadi salah satu patokan harga di Kota Batam, beberapa harga komoditas bahan pokok per Minggu pagi relatif stabil. Harga telur ayam satu papan yang berasal dari Padang turun dari Rp 55.000 menjadi Rp 53.000. Harga cabai juga relatif turun, antara lain cabai merah dari Rp 70.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram, cabai rawit hijau dari Rp 80.000 menjadi Rp 50.000 per kilogram, cabai rawit merah turun dari Rp 100.000 menjadi Rp 80.000 per kilogram, dan cabai hijau turun dari Rp 70.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram. Pasokan cabai Batam sebagian besar dipenuhi dari luar daerah, seperti dari Mataram.

Harga MinyaKita stabil di angka Rp 15.500 per liter dan tidak mengalami kenaikan atau penurunan. Harga beras premium (lokal) berada di kisaran Rp 12.000 – Rp 14.000 per kilogram sepanjang masa Lebaran. Harga daging sapi impor dari Australia dan Selandia Baru stabil di Rp 90.000 per kilogram, dengan ayam beku di kisaran Rp 31.000 – Rp 32.000 per kilogram dan ayam segar di kisaran Rp 38.000 – Rp 39.000 per kilogram. Harga bawang putih dan bawang merah juga stabil selama Lebaran di kisaran Rp 28.000 – Rp 30.000 per kilogram.

Gustian mengatakan kondisi tersebut mencerminkan kelancaran distribusi dan ketersediaan stok, serta keberhasilan pengawasan yang dilakukan Pemerintah Kota Batam menjelang dan pasca-Lebaran. Oleh karena itu, Disperindag akan terus melakukan pemantauan agar stabilitas harga tetap terjaga, terutama menjelang arus balik dan kembalinya aktivitas ekonomi warga Batam.*

(antaranews.com)

banner 325x300