JAKARTA (pamungkass.com) – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melantik Guntur Sahat Hamonangan sebagai Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kepri dan Wahyu Eka Putra sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kamis (9/4).
Keduanya menggantikan pejabat sebelumnya yang diberhentikan, termasuk Hajar Aswad, setelah dugaan pungutan liar terhadap warga negara Singapura mencuat di media sosial pada Maret 2026.
Sekretaris Jenderal Kemenimipas Asep Kurnia mengatakan pergantian ini bagian dari upaya menjaga kualitas layanan publik dan merespons dinamika tugas yang berkembang.
“Jabatan ini amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab,” ujarnya dalam pelantikan di Gedung Ditjen Imigrasi, Jakarta.
Selain Hajar, Kemenimipas juga memberhentikan Ujo Sutojo dari jabatan Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri.
Guntur sebelumnya menjabat Kepala Kanwil Imigrasi Sumatera Selatan. Adapun Wahyu Eka Putra merupakan Analis Keimigrasian Ahli Madya di Ditjen Imigrasi sebelum dipercaya memimpin Kantor Imigrasi Batam.
Asep menyebut rotasi jabatan menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan menjaga layanan tetap profesional serta akuntabel. Ia juga menyinggung pentingnya kesinambungan kepemimpinan di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan.
Batam dan Kepulauan Riau merupakan wilayah strategis karena berbatasan langsung dengan negara tetangga dan menjadi salah satu pintu masuk utama warga negara asing. Gangguan layanan, termasuk dugaan pungli, berpotensi merusak kepercayaan publik dan citra Indonesia. *
(sumber: antara)













