Pamungkass.com

Langkah Strategis Pengembangan Barelang Disepakati di Osaka Expo 2025

Tandatangani MoU dan Kolaborasi Strategis di Osaka Expo 2025 Dorong Pengembangan Kawasan Barelang Batam, Kepri Jadi Pusat Industri dan Pangan Berkelanjutan. (istimewa)
banner 120x600

OSAKA (pamungkass.com) – Paviliun Indonesia di World Expo Osaka 2025 di Jepang, menjadi saksi terhadap terjalinnya langkah strategis untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pertumbuhan investasi di Batam. Khususnya di kawasan Rempang Galang (Barelang), Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sebagai sebuah kawasan industri dan pangan berkelanjutan.

Dalam momentum acara bertajuk Sarinah Business Forum tersebut, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh pihak terkait, yang berlangsung pada 7 Oktober 2025, di Osaka, Jepang.

Untuk pengembangan kawasan Sustainable Industrial Zone (Zona Industri Berkelanjutan), dan Food Estate (Kawasan Ketahanan Pangan), di Barelang ini, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Yakni, sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Apalagi lokasi pengembangan itu masuk ke dalam wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPB Batam) membuat semakin optimis bahwa pengembangan ini dapat direalisasikan dengan baik.

Salah satu kesepakatan strategis yang ditandatangani di Pavindo Osaka melibatkan PT Rempang Energi Sentosa, PT Mustika Elok Graha, Keppel Energy, dan PT Karya Mineral Sentosa dalam pengembangan Sustainable Industrial Zone (SIZ) di Barelang, Kepulauan Riau.

Kolaborasi ini mencerminkan komitmen untuk mendorong pertumbuhan industri yang berwawasan lingkungan melalui penerapan efisiensi energi dan teknologi hijau. Dengan inisiatif ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju pembangunan ekonomi berkelanjutan dan berdaya saing.

Di sektor pangan, penguatan kerja sama juga dilakukan. PT Anugerah Pangan Sejahtera (APS) menandatangani MoU dengan PT Indojaya Agrinusa (JAPFA) dan PT Charoen Pokphand Jaya Farm (CPJF). Kolaborasi ini fokus pada peningkatan efisiensi rantai pasok pangan serta penciptaan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Kerja sama inipun menjadi langkah penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Yakni melalui peningkatan efisiensi rantai pasok, sektor pangan diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi dan lingkungan secara berkelanjutan, dan sejalan dengan semangat pengembangan Barelang, Batam, Provinsi Kepri, sebagai kawasan modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

“Dengan sinergi yang terbangun, Barelang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau diharapkan tumbuh menjadi kawasan berorientasi pada inovasi. Kawasan ini juga diharapkan menjadi pusat kemajuan industri dan pangan nasional. Kolaborasi antar perusahaan ini menjadi momentum penting sebagai bagian dari ekosistem pembangunan strategis bagi Indonesia,” ujar Sudirman Saad, Anggota/ Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam.

Langkah ini, ujarnya, menegaskan komitmen seluruh pihak terhadap pengembangan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

“Artinya apa. Melalui kerja sama lintas sektor, maka potensi untuk Kawasan Barelang, Kota Batam, Provinsi Kepri, diharapkan terus berkembang, memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan industri nasional, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global,” pungkasnya. (r/Nov)

banner 325x300