BATAM (pamungkass.com) – Suasana khidmat menyelimuti ruang kegiatan pengajian agama di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA, Barelang, Batam, Senin (3/8/2026) pagi, dengan mengusung tema, “Menatap Masa Depan dengan Iman dan Harapan”.
Kegiatan ini hadir sebagai angin segar yang menghapus keputusasaan warga binaan (WB), dan menyalakan kembali semangat perbaikan diri, saat para Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batuampar, Kementerian Agama (Kemenag) Batam, melaksanakan pembinaan rutin bagi warga binaan tersebut.

Pembinaan disampaikan oleh Ustadz Nazir, S.Sos.I.l, dan Ustadz Bima Sakti, mengajak seluruh hadirin untuk tidak membiarkan kesalahan masa lalu yang membelenggu langkah ke depan di masyarakat, setelah bebas nanti.
“Setiap orang masih memiliki jalan untuk kembali. Selama nyawa dikandung badan, pintu ampunan Allah SWT, senantiasa terbuka lebar bagi siapa saja yang bertaubat dengan tulus,” ujarnya.
Nazir pun mengutip firman Allah SWT dalam Surah Az-Zumar ayat 53, “Katakanlah, Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari Hidayah danRahmat Allah SWT.
Artinya apa, kata Iman Masjid Baitus Syakur Jodoh ini, sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semua hambaNya. “Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” ucap Ustadz Nazir dengan lembut.
Ditegaskannya, ayat ini sebagai sumber kekuatan bahwa tidak ada dosa yang terlalu besar untuk dihapuskan dengan ketulusan hati, beserta perbuatan baik yang berkelanjutan.
“Maka, jadikanlah masa lalu sebagai pelajaran terhadap kesalahan yang dilakukan, baik itu secara sengaja maupun tidak disengaja. Yakni, dengan pembinaan seluruh Warga Binaan Lapas Barelang, Batam ini, dengan pembekalan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT, Menuju Masa Depan. Aamin,” ucap Nazir.
Acara dilanjutkan dengan doa bersama, memohon kekuatan, kesabaran, serta kelapangan hati dalam menjalani masa pembinaan. Dan warga binaan pun tampak antusias mengikuti hingga selesai, serta menyambut baik kegiatan tersebut.
Mereka berharap pembinaan serupa terus digelar, menjadi bekal iman dan taqwa yang kokoh kepada Allah SWT, saat kelak kembali bersilaturahmi, dan bermanfaat bagi keluarga, serta masyarakat luas, dengan harapan cerah dan penuh semangat. (Nov)













