Pamungkass.com
Berita  

Pelabuhan Ferry Internasional Gold Coast Bengkong Bebaskan Biaya Seaport Tax, Beri Kemudahan dan Kenyamanan Penumpang

Pelabuhan/Terminal Ferry Internasional Gold Coast di Bengkong, Batam( foto: nov)
banner 120x600

BATAM (pamungkass.com) – Mendukung program pariwisata Kota Batam, Pelabuhan/Terminal Ferry Internasional Gold Coast di Bengkong, memiliki kekhususan tersendiri, jika dibandingkan pelabuhan internasional lainnya di Batam.

Dimana, pelabuhan swasta milik pengusaha Batam Tek Po, atau yang akrab disapa Abi, tidak memberlakukan “Seaport Tax”. Dengan berbagai fasilitas layanan lainnya.

Seperti Free Porter, Kapal baru Kepri Coral Glory Type Catamaran, yang sangat digemari, mewah, dan semua Seat VIP, untuk kenyamanan penumpang.

Dengan demikian. Maka untuk harga per paket wisata di pelabuhan Gold Coast Bengkong ini, lebih murah jika dibandingkan dengan pelabuhan internasional lainnya di Batam. Selain itu seluruh penumpang juga diasuransikan secara gratis, dan termasuk kepada awak kapal.

Di Pelabuhan Ferry Internasional Gold Coast Bengkong, untuk harga tiket Rp 485 ribu, perpaketnya. Itu sudah termasuk transfer atau lunch di Malaysia.

“Tujuan Pak Abi (pemilik kawasan pelabuhan) adalah, tidak lain agar membuat tarif murah, pelayanan bagus, dan nyaman. Sehingganya banyak turis mancanegara datang berwisata ke Kota Batam ini,” kata Rusliden Hutagaol, General Manager (GM) Pelabuhan Gold Coast Bengkong, Selasa (04/11/ 2025).

“Seaport Tax ini adalah biaya yang akan dikenakan atas penggunaan pelabuhan. Karena Gold Coast Bengkong ini pelabuhan swasta, maka kami tak memungut seaport tax yang dapat mempermahal harga tiket,” terang Rusliden.

Disebutkannya, saat ini Pelabuhan Gold Coast di Bengkong melayani penumpang yang hendak menuju ke Situlang Laut Malaysia, atapun Situlang Laut Malaysia ke Batam, sebanyak 3 trip pulang pergi (PP), setiap harinya.

“Yakni, dari Batam ini mulai pukul 06.45 WIB, pukul 11.00, dan pukul 16.30 WIB. Begitu juga sebaliknya dari Situlang Laut, Malaysia,” kata Rusliden.

Namun, imbuhnya, untuk hari libur dan hari hari besar, jadwal keberangkatan kapal ada penambahan (extra trip). Yakni dengan menambah lagi satu trip lagi jadwal keberangkatan kapal, sesuai kebutuhan wisatawan atau penumpang.

Jika harga paket murah, kata Rusli, tentunya akan banyak wisatawan mancanegara yang datang ke Batam ini, dan tentu pula berdampak kepada sektor lain. Seperti perhotelan, tempat tempat perbelanjaan, restoran dan tempat tempat wisata lainnya.

GM Gold Coast Bengkong ini menerangkan bahwa, sejak diresmikan pada 14 April 2025 lalu, jumlah Penumpang yang melalui Pelabuhan Gold Coast Bengkong terus meningkat.

Terhitung hingga akhir Oktober 2025, sudah mencapai sebanyak 48.253 penumpang. 62% diantaranya warga negara asing (WNA), dari berbagai negara.

Rusliden juga menerangkan, dalam waktu dekat, Pelabuhan Gold Coast akan membuka rute baru dari dan ke Singapura.Dan jika turis yang datang ke Singapura berkisar 18 hingga 20 juta orang pertahun, maka setidaknya 10 persennya, bisa datang ke Batam.

“Ini peluang kita untuk kedepannya, agar bisa menampung wisatawan dari Singapura datang ke Batam. Saat ini sedang diupayakan route baru dari Batam dan ke Singapura, yang diharapkan dalam waktu dekat sudah mulai beroperasi,” paparnya.

Rusliden menjelaskan bahwa, di Pelabuhan Gold Coast tidak melayani penjualan tiket. Para calon Wisatawan bisa membeli paket di Travel langganan mereka masing masing atau di Prima Tour & Travel (bisa via whatsapp di nomor 0813 6425 9859).

Lalu, imbuh Rusliden, wisatawan datang ke pelabuhan Gold Coast, 1 jam sebelum jadwal keberangkatan, dengan membawa bukti e-tiket dan paket pilihannya.

“Petugas dengan senang hati dan senyum, akan melayani dan mengatur keberangkatan mereka sesuai dengan jadwal maupun paket pilihan masing masing wisatawan,” ucapnya.

Sedangkan untuk Wisatawan yang datang dari Luar Negeri, petugas melayani kedatangan dan kebutuhan mereka untuk penjemputannya, berkoordinasi dengan travel terkait.

Walikota yang sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Ahmad, mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh para pengusaha. Sehingga dapat mendorong roda perekonomian Batam, terutama dibidang kepariwisataan.

“Tentunya pemerintah mendukung apa yang dilakukan pihak swasta, dalam upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, agar datang ke Kota Batam.Yakni dengan upaya perbaikan terhadap sarana sarana umum,” kata Amsakar.

Selain itu, ucapnya, mengadakan Iven iven olahraga tourism seperti turnamen golf internasional, yang dapat dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata.

“Baik dari Dinas Kota Batam, maupun Provinsi Kepri. Ini peluang kita untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, berdampak multi efek,” paparnya.

Kepada masyarakat, imbaunya, marilah kita menjaga keamanan, ketertiban Batam bersama, agar wisatawan betah, serta nyaman, datang berwisata ke Kota Batam, maupun ke Kepri ini. (nov)

banner 325x300