BATAM (Pamungkass.com) – Hujan lebat yang terjadi sejak Rabu malam, hingga Kamis, 20 Maret 2025 mengakibatkan terjadinya banjir dan longsor di beberapa titik Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Guna merespon cepat situasi dan kejadian itu kepolisian daerah (Polda) Kepri pun bergerak cepat mengatasi dan membantu masyarakat yang menjadi korban kebanjiran. Yakni dengan menurunkan sebanyak 131 personil Shabara.
Berkoordinasi dengan stakeholder untuk bisa mengantisipasi timbulnya para korban, maka tim turun bersama dalam penanganan banjir.
Ditsamapta Polda Kepri, Kombes Pol Joko Adi Nugroho mengatakan, melihat situasi yang terjadi ia turun ke lapangan dan langsung memantau lokasi terdampak banjir untuk memastikan penanganan dengan segera melakukan, salah satu titik kawasan perumahan di Batam yang terdampak.
“Koordinasi dilaksanakan diantarnya dengan : Basarnas Kota Batam, Damkar BP Batam, BNPB Sei Panas, Damkar Nongsa, Rescue Duriangkang, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air ( PU ) Kota Batam, Subdit Mitigasi Penanggulangan Kebakaran Sagulung dan Pemerintah Kecamatan Batu Ampar,” ungkap Kombes Joko.
Penanganan yang dikunjungi adalah, paparnya kawasan jalan raya maupun perumahan yang mengalami genangan banjir cukup parah.
“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan. Keselamatan warga, terutama anak-anak dan lansia, menjadi prioritas utama,” ujar Ditsamapta Polda Kepri.

Selain menurunkan sejumlah personil, terang Kombes Joko, kami juga menurunkan perlengkapan, diantaranya :
1. Personel unit khusus pengamanan dan penyelamatan (Pammat), berjumlah 18 orang.
Dengan kendaraan maupun perlengkapan :
– 1 ( satu ) Unit Ransus SAR dengan dukungan sarana : 1 Unit Perahu Mesin 6 PK, 1 Chainsaw, Rescue Saw, Genset, Tandu, 1 Set Toolkit ( Ram & Cutting ), 1 Set Crane dan 1 Set Peralatan Repling.
– 1 ( satu ) unit kendaraan Karhutla yg stand by utk perbantuan tambahan
2. Personil Turjawali Zonasi berjumlah 113 orang, yang melaksanakan : Pengaturan di jalan selama banjir
– Turun langsung membantu dalam evakuasi maupun perbantuan lainnya bagi warga yg terkena dampak banjir. (r/Nov).













