KARIMUN (Pamungkass.com) – Komitmen TNI Angkatan Laut dalam memberantas aksi penyelundupan narkotika melalui jalur laut, kembali membuahkan hasil. Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command (QRRNC) IV Lanal Tanjung Balai Karimun, bersama Satgas Cakra 26-K Pusintelal berhasil mengamankan 240 unit cartridge vape merek Bomb yang mengandung zat etomidate di perairan Pulau Manteras Besar, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Senin (7/9/2026).
Keberhasilan tersebut bermula saat tim melaksanakan patroli rutin di wilayah Perairan Selat Durian. Lalu Tim Satgas mendeteksi suara mesin speed boat yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pulau Buru menuju perairan Batam. Kemudian tim patroli melakukan pengejaran dan memberikan peringatan, agar speed boat menghentikan lajunya, namun tidak diindahkan.
Melihat awak speed boat membuang sebuah barang dari bagian buritan. Tim kemudian mengamankan barang tersebut, berupa satu buah tote bag berwarna putih yang berisi empat paket dibungkus plastik bubble wrap berwarna hitam.
Dari pemeriksaan awal, setiap paket berisi sekitar 60 unit cartridge vape merek Bomb, dan total keseluruhan mencapai kurang lebih 240 unit.
Sementara itu, speed boat pembawa dan yang membuang barang tersebut terus melaju dan akhirnya menghilang dari pantauan petugas. Selanjutnya, tim membawa barang bukti menuju Mako Lanal Tanjung Balai Karimun untuk diamankan serta dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sebagai tindak lanjut, barang bukti kemudian menjalani pengujian di Dinas Kesehatan Kodaeral IV. Dari tiga sampel yang dilakukan pengujian, seluruhnya menunjukkan adanya kandungan zat etomidate.
Maka, hasil labfor tersebut, menjadi dasar dilaksanakannya pemusnahan barang bukti (BB), guna mencegah penyalahgunaan, dan peredarannya barang terlarang di masyarakat.
Kegiatan press release dan pemusnahan barang bukti (BB), dilaksanakan di Mako Lanal Tanjung Balai Karimun, yang dipimpin Wadan Kodaeral IV Batam, Laksma TNI Ketut Budiantara, S.E, M. Han, didampingi Asintel Dankodaeral IV, Kadiskum Kodaeral IV, Danlanal Tanjung Balai Karimun, Forkopimda, instansi terkait serta awak media.
Wadan Kodaeral IV menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dan menegaskan bahwa keberhasilan merupakan wujud nyata keseriusan TNI AL di dalam menjaga keamanan wilayah laut, dan sekaligus memutus jalur penyelundupan barang terlarang.
“Kesiapsiagaan dan patroli di wilayah perairan Kepulauan Riau, akan terus ditingkatkan, untuk mengantisipasi dan menindak dari berbagai bentuk kejahatan lintas batas,” tegas Laksma TNI Ketut Budiantara.
Keberhasilan ini, ujarnya juga menjadi implementasi serta komitmen TNI AL dalam mendukung upaya pemerintah memberantas peredaran narkotika dan menjaga masyarakat dari ancaman penyalahgunaan zat berbahaya.
“Sinergitas dengan seluruh instansi terkait akan terus kita perkuat demi menciptakan wilayah perairan Kepulauan Riau yang aman, tertib dan kondusif,” kata Wadan Kodaeral IV,(r/Nov).











