Pamungkass.com
Berita  

Gatut Sunu Wibowo Konflik dengan Wabup Tulung Agung Sebelum Terjaring OTT KPK

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo mengenakan rompi tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. (internet)
banner 120x600

TULUNGAGUNG (pamungkass.com) – Salah satu cerita sebelum Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Tulung Agung terungkap ke publik. Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang terjerat OTT tersebut, sempat terlibat konflik dengan Wakil Bupatinya, Ahmad Baharudin.

Sebelum terjun ke dunia politik, Gatut Sunu dikenal sebagai pengusaha bahan bangunan di Kecamatan Bandung, Tulungagung. Pada 2021, ia kemudian mencalonkan diri sebagai wakil bupati untuk mengisi sisa masa jabatan yang ditinggalkan Martoyo Birowo.

Martoyo kala itu naik sebagai Bupati Tulungagung menggantikan Syahri Mulyo karena ditangkap KPK pada 2018.

Pada pemilihan wakil bupati di DPRD Tulungagung, Gatut unggul dari rivalnya Panhis Yody Wirawan yang diusung Partai Nasdem. Selama berapa tahun Gatut mendampingi Maryoto di pucuk pimpinan Tulungagung.

Pada 2024, Gatut Sunu pecah kongsi dengan Bupati Maryoto Birowo. Mereka sama-sama mendaftarkan diri sebagai kandidat Bupati Tulungagung melalui PDIP. Namun, DPP PDIP memberikan rekomendasinya kepada petahana Maryoto.

Karena hal ini, Gatut lantas maju pindah haluan dan merebut rekomendasi dari Partai Gerindra. Padahal awalnya, Gerindra telah memberikan rekomendasi kepada Ahmad Baharudin-Danang Catur Budi Utomo.

Baharudin kemudian menjadi calon wakil bupati Gatut. Keduanya kemudian mendeklarasikan diri dengan nama Gatut Sunu Wibowo-Ahmad Baharudin (Gabah). Paslon Gabah ini didukung dari koalisi Gerindra, Golkar dan PKS.

Dari Pemilu 2024 pasangan Gatut Sunu Wibowo-Ahmad Baharudin menumbangkan tiga pasangan lain, termasuk petahana Maryoto Birowo-Didik Girnoto Yekti dengan perolehan suara 297.882 atau 50,72 persen.

Pasang surut hubungan kepempimpinan Gatut Sunu dengan Ahmad Baharudin sempat terjadi. Wakil bupati mengaku tidak pernah diajak bicara oleh bupati terkait pengisian pejabat di lingkup Pemkab Tulungagung.

Badai politik akhirnya terjadi pada Jumat (10/4/2026) sore. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Tulungagung. Bupati Gatut Sunu Wibowo diamankan KPK dan langsung dibawa ke Jakarta. *

(sumber: detik.com)

banner 325x300