JAKARTA (pamungkass.com) – Korps Marinir resmi memasuki usia ke-80 Tahun dan memantapkan perannya sebagai pasukan pertahanan negara yang Berbasis Rakyat Indonesia, Sabtu (15/11/2025).
Hari Ulang Tahun (HUT), Korps Marinir diperingati setiap Tanggal 15 November. Satuan ini awalnya bernama Korps Komando Operasi (KKO), yang dibentuk pada 15 November 1945, dan sejak itu pula memainkan peran penting dalam operasi militer, pertahanan pantai, pendaratan ranpur amfibi, hingga bantuan kemanusiaan.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menegaskan bahwa, selama pada delapan dekade ini, Korps Marinir telah menjadi salah satu kekuatan utama penjaga kedaulatan bangsa maupun keutuhan NKRI, termasuk dalam berbagai operasi di dalam, maupun luar negeri.
Dalam ucapan resminya, KSAL pun menyampaikan apresiasi atas pengabdian panjang prajurit Korps Baret Ungu. Ia juga menekankan pentingnya terhadap penguatan profesionalisme terhadap prajurit petarung dan sekaligus kedekatan marinir dengan masyarakat.
“Semoga Korps Marinir semakin profesional, modern, kuat, dan dicintai rakyat. Bersama Rakyat, membangun Indonesia Maju,” kata KSAL, dikutip dari unggahan Instagram @tni_angkatan_laut, Sabtu (15/11/2025).

Sebelumnya rangkaian peringatan HUT ke-80 Korps Marinir, sudah dibuka dengan doa bersama lintas agama di Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (14/11).
Doa bersama menghadirkan para tokoh lintas agama dari Islam, dari Kristen, Hindu, dan Budha, hingga Konghucu, sebagai wujud syukur, serta permohonan perlindungan kepada Tuhan, bagi semua prajurit Marinir yang ada diseluruh penjuru Indonesia, dalam penugasan.

Panglima Korps Marinir (Pangkormar), Letjen (Mar), Endi Supardi menegaskan, momentum HUT ke-80 Tahun Marinir menjadi pengingat bahwa kekuatan Marinir bukan semata pada kemampuan tempur atau alutsista.
“Kekuatan terbesar Korps Marinir bukan hanya pada alutsista yang canggih, akan tetapi pada tekad dan kepercayaan yang diperoleh dari rakyat,” ucap Pangkormar.
Iapun juga menambahkan bahwa kedekatan ikatan batin marinir dengan rakyat adalah, menjadi fondasi utama dalam menghadapi setiap penugasan.

Sementara itu, puncak peringatan HUT ke-80 Korps Marinir, digelar Senin, 17 November, di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, dan akan dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Selain memimpin upacara puncak, Panglima TNI juga dijadwalkan menerima penyematan Baret Ungu sebagai warga kehormatan Korps Marinir. (r/nov)















