TANJUNGPINANG (pamungkass.com) – Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) jurusan Bahasa Indonesia Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melakukan kunjungan edukatif ke Betuah Etnik pada, Sabtu (1/3/2025) atau hari pertama Ramadan 1446 H lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan proyek kepemimpinan mahasiswa PPG calon guru gelombang 2 tahun 2024.
Kunjungan yang bertempat di Batu 8, Tanjungpinang, ini bertujuan untuk mendalami proses pewarnaan alami yang menggunakan bahan dasar kulit mangrove.
Materi ini akan diangkat dalam proyek inovatif mahasiswa bertema ramah lingkungan dan berbasis kearifan lokal.
Dalam kunjungan itu, mahasiswa mendapat penjelasan langsung dari Tri Habib Habibie Mona, pelaku usaha kreatif Betuah Etnik yang telah lama mengembangkan teknik pewarnaan alami pada kain.
Dalam pertemuan itu dia menjelaskan tahapan-tahapan pengolahan kulit mangrove menjadi pewarna, mulai dari proses perebusan hingga teknik pewarnaan pada kain katun.
Program itu juga dihadiri oleh Koordinator PPG UMRAH, Eko Febri Syahputra Siregar, M.Pd.
Dalam kesempatan itu, Eko Febri menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme mahasiswa dalam mengangkat tema lingkungan dan budaya lokal sebagai bagian dari proyek kepemimpinan.
Disampaikan, kegiatan itu menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk menggali informasi langsung dari praktisi lapangan, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan.
“Dengan pengalaman ini, diharapkan mahasiswa dapat menghasilkan proyek yang relevan, inovatif, dan berdampak positif bagi masyarakat.” (silfana)















